BERBAGI

Purwakarta, SinarJabar – Tim Sapu Bersih (Saber) yang baru di bentuk pada (13/01) beberapa minggu ini telah berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik. Seperti diberitakan, mereka berhasil dalam kegiatan Operasi Tangkap Tangan atau OTT terhadap oknum pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta pada Jum’at (27/1) kemarin.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi pada tim Saber ini, menurutnya Tim Saber Pungli dibentuk dengan Surat Keputusan Bupati, kami di daerah berusaha menterjemahkan tujuan Bapak Presiden Joko Widodo agar pelayanan pemerintah kepada masyarakat berlangsung secara baik.

“saya terima kasih sekali, angkat jempol untuk Tim, sebagai Bupati, saya meminta maaf kepada masyarakat,” kata Dedi hari ini Sabtu (28/1) saat dihubungi.”

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 4 orang berhasil diamankan dalam operasi tangkap tangan ini, dua diantara keempat orang tersebut berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), satu Tenaga Harian Lepas (THL), sementara satu orang lainnya merupakan petugas harian Organda.

Walaupun barang bukti uang pungli yang ditemukan tidak seberapa, yakni hanya sebesar Rp300 ribu. Namun, pria yang kerap disapa Kang Dedi itu menegaskan, hal tersebut sama sekali tidak mencerminkan perilaku yang baik sebagai penyelenggara Negara.

“Meskipun cuma Rp300 ribu, pungli tetap pungli, ini pelanggaran hukum. Saya kira peristiwa ini harus menjadi pelajaran bagi pegawai lain agar tidak tergoda untuk melakukan pungli, fokus saja terhadap pelayanan, kasihan masyarakat,” ujarnya kembali.

Keempat orang tersebut diciduk di lokasi Uji KIR di Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta di Jalan Veteran. Sebagai barang bukti, Tim Saber Pungli Purwakarta mengamankan 1 buku rekap pengujian kendaraan baru, 1 buku pendaftaran kendaraan yang diuji, 18 berkas permohonan uji KIR tanpa diuji, 28 berkas permohonan uji KIR yang diuji dan uang tunai sebesar Rp1,67 Juta sebagai penerimaan retribusi.

Adapun keempat orang yang ditangkap tersebut yakni, DM (45) sebagai penyelia penguji, DS (46) sebagai pemungut retribusi, DM (57) sebagai petugas Organda dan IN (37) sebagai petugas Tenaga Harian Lepas atau THL pada Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta.

Setelah berhasil melakukan kegiatan OTT di Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta, Bupati Dedi meminta Tim Saber Pungli Purwakarta untuk segera bergerak memberantas pungli parkir kendaraan bermotor di Bendungan Cirata yang sudah sangat meresahkan.

Dedi menduga, pungli yang telah lama berlangsung ini turut dilindungi oleh lembaga yang mengatasnamakan masyarakat setempat.

“Setelah ini silakan fokus ke Cirata, saya banyak menerima laporan ada pungli parkir kendaraan bermotor disana, dan satu lagi PR besar tim ini yaitu pungli di bidang rekrutmen tenaga kerja, itu juga harus selesai,” pungkas Dedi.

Ia pun mengimbau kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta agar concern terhadap pelayanan masyarakat tanpa tergoda untuk melakukan pungli. (red)

LEAVE A REPLY