BERBAGI

Purwakarta,SinarJabar – Pencoretan salah satu caleg dari DCT pemilu 2019. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Purwakarta akan menggugat KPU ke Bawaslu setempat.

“Segera kita ambil langkah hukum gugatan ke Bawaslu Purwakarta. Bila perlu langkah gugatan juga akan kita layangkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” ujar Ketua DPC PKB Purwakarta, Neng Supartini saat dihubungi melalui selulernya, Kamis (18/10/2018).

Menurutnya, kewajiban mengumumkan ke publik dilakukan saat pendaftaran dulu. Jauh sebelum penetapan DCT. Atau paling lambat saat tahapan tanggapan masyarakat. “Sekarangkan sudah DCT. Artinya sudah final,” katanya.

Diketahui, KPU Purwakarta melalui surat bernomor : 81/PL.01.4-Kpt/3214/KPU-kab/X/2018 tentang Perubahan SK nomor 77/PL.01.4-Kpt/3214/KPU-kab/IX/2018 Tentang Penetapan DCT DPRD Purwakarta Pemilu 2019 resmi mencoret dua orang caleg dari PKB dan Berkarya.

Keduanya dianggap Tidak Memenuhi Syarat (TMS) lantaran tidak melampirkan surat keterangan bebas dari lapas dan tidak mengumumkan statusnya sebagai mantan narapidana kepada publik melalui media massa.

Sementara, terkait hal diatas, Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Purwakarta, Asep Abdulloh, melalui pesan singkatnya, Ia menulis; “Saya masih umroh, Insya Allah nanti balik umroh kita ambil langkah”. (red)

LEAVE A REPLY