BERBAGI

Purwakarta,SinarJabar – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kab Purwakarta melantik ribuan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), yang nantinya akan akan ditugaskan di setiap TPS yang berada di seluruh wilayah kab Purwakarta untuk mengawal atau mengawasi jalannya Pemilu pada 17 April mendatang dan pelantikannya secara serentak dilaksanakan di tiap kecamatan, Senin (25/3/2019).

“Hari ini, sebanyak 2.635 PTPS dilantik di 17 wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Purwakarta. Pelantikannya di masing-masing wilayah Panwascam,” kata Ketua Bawaslu Purwakarta, Ujang Abidin, saat dihubungi melalui selulernya.

Dirinya memastikan seluruh petugas PTPS merupakan orang yang netral, yang telah diseleksi sebelumnya.
Apalagi sebelum dilantik, mereka telah mengikuti berbagai tahapan seleksi. Hal itu mulai dari seleksi administrasi serta lainnya.

Tak hanya itu, para petugas PTPS telah membuat surat pernyataan. Hal itu sebagai penekanan terkait netralitas sebagai PTPS.
Tahapan seleksi yang paling krusial bagi calon PTPS ialah yang bersangkutan benar-benar netral, bukan hanya dibuktikan dengan surat pernyataan.

“Tetapi ada tahapan yang harus dilalui oleh calon PTPS, itu tahapan menerima masukan dan tanggapan masyarakat . Hal itu termasuk tahapan verifikasi faktual oleh pengawas desa/kelurahan bahwa yang bersangkutan benar-benar tidak berafiliasi langsung sebagai anggota atau pengurus partai politik,” kata Ujang.

Dia menambahkan, nantinya setiap petugas PTPS ini akan mengawasi satu TPS. Jadi satu TPS satu pengawas. Jumlah PTPS sesuai jumlah TPS, sebanyak 2.635 petugas.

“Usai dilantik, para petugas PTPS langsung diberikan bimbingan teknis. Hal itu agar mereka mengetahui tugas dan teknis proses pengawasan di TPS,” ujarnya.

Menurut Ujang, dalam proses pengawasan di tempat pemungutan suara, PTPS menjadi ujung tombak pengawas pemilu. Segala bentuk kegiatan atau proses pemungutan suara yang berada di TPS.

“Pengawasan menjadi bagian dan kelancaran kegiatan pemungutan suara. Makanya PTPS menjadi ujung tombak pengawasan,” katanya.

Pemilu 2019 ini merupakan yang pertama dilaksanakan secara serentak. Sehingga keberadaan PTPS ini sangat penting dan bukan pelengkap di TPS, tetapi keberadaan PTPS adalah urgensi, penentuan adanya PSU atau tidak PSU tentu atas masukan dan tanggapan dari PTPS.

“Para pengawas TPS yang dilantik hari ini, merupakan orang-orang yang telah memenuhi syarat. Baik dari segi pendidikan maupun usia. Mereka sudah memenuhi minimal berijazah SMA dan berusia minimal 25 tahun,” pungkasnya. (Red)

LEAVE A REPLY