BERBAGI

Purwakarta,SinarJabar – Sat Reskrim Polres Purwakarta masih terus mendalami kasus dugaan korupsi uang sewa tanah bengkok yang melibatkan kepala desa (Kades) Anjun, Kecamatan Plered, Purwakarta.

“Masih dalam penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian, Selasa (10/9/2019)..

Kasat Reskrim menyebut, sejauh ini pihaknya belum dapat memastikan adanya keterlibatan pihak atau nama lain dalam kasus dugaan korupsi yang bernilai ratusan juta rupiah tersebut.

“Belum ada nama lain,” singkatnya.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun mantan Kades Anjun berinisial AT diduga menyewakan tanah bengkok kepada pihak perusahaan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) senilai 700 juta rupiah.

Uang senilai tersebut kabarnya dipecah ke dua rekening, rekening pribadi mantan kepala desa dan rekening Desa Anjun. (Red)

LEAVE A REPLY