BERBAGI

Purwakarta,SinarJabar – Sedikitnya dua rumah dan sekolah di Kampung Cihandeuleum Desa Sukamulya Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta hancur tertimpa batu raksasa, Selasa (8/10/2019).

Insiden itu terjadi diduga akibat aktivitas peledakan di salah satu perusahaan tambang batu di wilayah tersebut. Peristiwa itu membuat warga sekitar panik dan shock.

Menurut salah seorang warga, Budi (30), peristiwa itu terjadi saat warga sedang beraktivitas di sawah dan kebun. Dia menduga, menggelindingnya batu-batu itu akibat aktivis di perusahaan tambang batu.

“Biasanya jika mau meledakkan batu suka ada pemberitahuan,” ungkap Budi.

Dia menyebutkan, rumah yang tertimpa batu itu milik Holid dan Dodi. Satu bangunan lain yang hancur adalah sekolah TK. Ketiga bangunan itu hancur tak berbentuk.

“Ketiga bangunan itu dihantam beberapa batu besar yang menggelinding dari atas bukit,” kata dia.

Hal senada diungkapkan dedeh, salah satu warga yang rumahnya tertimpah bongkahan batu, histeris setelah melihat rumah satu-satunya hancur tertimpah batu dari atas gunung.

“Kejadiannya sekitar pukul 12:00 Wib. Saat itu pas jam peledakan,” ungkapnya, Selasa.

Dedeh meminta pihak perusahaan bertanggungjawab atas insiden tersebut.

“Pertambangan itu minta ditutup, karena membahayakan jiwa manusia,” kata Dedeh.

Beruntung tidak ada korban jiwa, saat ini sedang dilakukan pendataan oleh pihak kepolisian serta pemerintah desa setempat.

Sementara Camat Tegalwaru, Ahmad Qorib belum bisa memastikan berapah jumlah rumah dan fasilitas lain hancur akibat tertimpa material bebatuan berukuran besar itu.

“Belum bisa memastikan berapah jumlahnya, sedang kita tangani dan mendata berapa rumah dan fasilitas lain hancur akibat tertimpa batu itu,” singkat camat. (naz)

LEAVE A REPLY