BERBAGI

Purwakarta,SinarJabar – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purwakarta menggelar workshop yang bertajuk merajut kerukunan umat beragama tersebut dalam upaya mewujudkan dan meningkatkan kerukunan antar umat beragama.

Workshop yang dilaksanakan di Hotel Intan ini dalam rangka meningkatkan peran dan fungsi FKUB dalam menjaga harmoni kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan tersebut diikuti sedikitnya 60 peserta dari berbagai elemen, diantaranya tokoh lintas agama, pemuda litas agama dan perwakilan dari lembaga lainnya.

“Kami berharap kerukunan beragama di Kabupaten Purwakarta tetap terjaga dengan baik dan menciptakan kondisi damai di masyarakat apalagi Purwakarta mendapatkan penghargaan Kabupaten Paling Toleran Di Indonesia,” tandas Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta, Drs. Iyus Permana, M.Si in saat menyampaikan sambutan di hadapan peserta workshop, Rabu (16/10/2019).

Sementara, Ketua FKUB Kabupaten Purwakarta, KH. John Dien menyampaikan bahwa Islam itu terdiri dari lima hurup yang mempunyai makna tersendiri yaitu indah, yang pada dasarnya semua manusian menyukai suasana yang indah.

“Kebersamaan dan menebarkan senyum juga itu membuat hati kita hati senang, lembut ,serta asik , karena islam itu tidak memberatkan pada penganutnya dan tidak mempersulit bagi pengikutnya,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Ceceng Abdul Qodir, Sekretaris FKUB bahwa dalam meningkatkan peran tokoh agama, tokoh masyarakat serta semua elemen yang hadir untuk tetap menebar kedamaian dalam masyarakat.

“Kokohkan kebersamaan dalam menjaga stabilitas kerukunan yang selama ini tetap terjaga,” ujarnya

Selain itu, Kepala Kementerian Agama Purwakarta, H. Tedi Ahmad Junaedi menuturkan, kearifan lokal perlu di pertahankan dalam menjaga agar tidak kejebolan oleh orang atau ajaran yang dapat merusak kekompakan dan kebersamaan yang dari jaman dulu.

“Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan lebih bermakna demi terjaganya keharmonisan antar umat beragama. Serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera dalam demensi lahir bathin , material dan spiritual,” katanya.

Diketahui, kegiatan workshop tersebut dihadiri dari berbagai unsur, yaitu Kapolres Purwakarta, AKBP. H. Matrius, SIK, MH., Kepala Kesbangpol, Drs. Uus Usna, M.Si. Dan Dandim 0619 Purwakarta, Let lol. Arh Yogi Nugroho. (anz)

LEAVE A REPLY