BERBAGI

PURWAKARTA, – SINARJABAR. Sebanyak 220 pelajar SDN 1 Citalang Purwakarta memperdalam ilmu pembuatan keramik atau gerabah sebagai salah satu ikon kebanggan Kabupaten Purwakarta, di Unit Pembantu Teknis Dinas (UPTD) Centra Pengembangan Keramik Plered, Senin (9/12).

Guru Pembimbing sekolah yang berlokasi si Desa Citalang, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Yayat Supriatna, mengatakan melalui pembelajaran yang secara real tersebut pihaknya optimis para pelajar akan mudah menyerap setiap ilmu yang diajarkan langsung oleh para pengrajin.

“Disini (kantor UPTD Centra Pengembangan Keramik Plered/red) para pelajar dituntut untuk berkreativitas semaksimal mungkin,” kata Yayat saat ditemui usai berjalanya kunjungan.

Selain itu, lanjut Yayat, sebagai bukti keseriusannya dalam mengedukasi siswa terhadap ilmu keramik, pihaknya berencana memperaktekan kembali apa yang dipelajari di UPTD Pengembangan Centra Keramik Plered di sekolah.

“Kami berharap para siswa lebih dalam mengenal kearifan lokal,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kepala UPTD Centra Pengembangan Keramik Plered, Mumun Maemunah mengatakan, generasi penerus pengrajin keramik saat ini terbilang minim.

“Dari sekian banyak pengunjung yang belajar membuat keramik, semoga ada beberapa diantaranya yang menjadi generasi penerus pengrajin keramik,” singkatnya. (Hk)

LEAVE A REPLY