BERBAGI

PURWAKARTA, SINARJABAR – Dunia pendidikan di Kabupaten Purwakarta tercoreng pasca ditetapkannya seorang oknum pelajar salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di wilayah setempat sebagai tersangka penyalahguna narkoba oleh Sat Res Narkoba Polres Purwakarta belum lama ini.

Namun siapa sangka, dibalik peristiwa memprihatinkan tersebut, para wakil rakyat dalam hal ini Anggota DPRD Purwakarta terkesan cuek dan enggan berkomentar.

Padahal, monitoring dunia pendidikan sekaligus pengembangan sumber daya manusia para pelajar menjadi salah satu tanggungjawab para anggota DPRD khususnya Komisi IV DPRD Purwakarta yang dituntut fokus terhadap bidang pendidikan.

Sebelumnya diberitakan, diduga hendak mengelabui petugas kepolisian, seorang di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta berinisial RA di wilayah Kabupaten Purwakarta nekat menelan barang bukti sabu saat akan ditangkap Sat Res Narkoba Polres Purwakarta.

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius, mengatakan, pelajar yang diketahui berisnisial AR tersebut ditangkap di di Jl. Pramuka, persisnya di Kampung Empang Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Kamis (28/11) malam. 

Hingga berita ini ditulis, kesatu.co sudah berupaya menkonfirmasi Ketua Komisi IV DPRD Purwakarta, Said Ali Azmi, namun yang bersangkutan diduga enggan memberikan tanggapan. (Hk)

LEAVE A REPLY