BERBAGI

PURWAKARTA – Ketua Persatuan Isteri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) Kodim 0619/Purwakarta, Febrilya Dian Kristiena Damayanti Nugroho, meminta agar pengurus dan anggota Persit melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai pendamping suami yang memiliki tugas sebagai TNI dengan ikhlas.

Ia menambahkan, tujuan utama Persit adalah memberikan dukungan terhadap tugas suami dengan memberikan dorongan dan semangat dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai abdi negara. Karena tugas suami juga erat kaitannya dengan tugas istri sebagai pendampingnya.

“Istri harus ikhlas memberikan dukungan kepada suami yang bekerja sebagai abdi negara” ucapnya, Jumat (13/12).

Ditambahkannya, jangan sampai Persit, melakukan hal-hal yang bakal menghambat karier sang suami, bahkan mendatangkan mudarat bagi sang prajurit dan keluarganya.

“Persit merupakan satu kesatuan yang saling mendukung dan tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan prajurit dan keluarganya. Ini harus dipedomani bersama. Jadi suami adalah pembina serta isteri mendukung suami dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai Prajurit TNI yang dilandasi oleh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit,” jelasnya.

Febrilya mengaku, memang tidak mudah menjadi isteri prajurit TNI, banyak suka dan dukanya. Terkadang persit harus menjadi benteng keluarga digaris belakang saat suaminya bertugas.

“Itulah pengabdian mulia seorang Persit yang secara tidak langsung juga merupakan pengabdian kepada bangsa dan negara dengan mendukung suaminya agar sukses melaksanakan tugasnya. Itulah kebanggaan menjadi Persit,” katanya.

Sebagai benteng keluarga, lanjut dia, persit juga harus kuat dan bijak dalam membentengi dirinya dan keluarga dari segala tantangan masa kini yang dapat menggagalkan tugas suami dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala macam ancaman dan gangguan.

“Termasuk juga membantu suami dalam menjaga keutuhan dan keharmonisan keluarga. Selain itu, anggota Persit juga harus bisa berinovasi melalui berbagai karya produktif,” ucapnya.

Ia juga minta, dalam menghadapi masa pensiun suami, anggota dan pengurus Persit harus sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari.

“Sehingga ketika memasuki masa pensiun sudah memiliki bidang usaha, baik usaha bidang kuliner maupun bidang lainnya yang bisa menjadi tambahan pundi bagi keluarga,” pungkasnya. (Hk)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/sina9437/public_html/wp-content/themes/Newsmag/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY