BERBAGI

PURWAKARTA, SINARJABAR. Kasus penyalahguna narkoba di kalangan pelajar di wilayah Kabupaten Purwakarta akhir akhir ini kian memprihatinkan, hal itu terbukti dengan ditetapkannya seorang oknum pelajar salah satu SMK swasta di Purwakarta belum lama ini sebagai kurir narkoba jenis shabu oleh polisi belum lama ini.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta (GMMP), Hikmat Ibnu Aril, menyebut, upaya sejumlah pihak dalam mengantisipasi masuknya narkoba ke kalangan pelajar melalui sosialisasi yang digelar sudah maksimal.

Namun, kata dia, ada beberapa pihak yang dirasa perlu lebih proaktif dalam menanggulangi persoalan yang dianggap mengancan generasi bangsa tersebut.

“Sudah saatnya darurat narkoba ini diantisipasi secara optimal. Peran orang tua yang utama selain juga pihak sekolah, Dinas Pendidikan, Pemda serta legislatif,” kata Aril, Senin (16/12).

Aril meminta DPRD Purwakarta, dalam hal ini Komisi IV selaku anggota legislatif yang fokus dalam bidang pendidikan mulai melek dalam menyikapi persoalan tersebut.

“Sesuai tupoksinya, Legislatif baiknya segera meminta keterangan dan pertanggung jawaban dari dinas terkait,” ujarnya.

Tak cukup sampai disitu, lanjut Aril, legislatif bisa segera berkoordinasi dengan eksekutif dan merancang sebuah program yang dinilai efektif dalam menanggulangi persoalan yang dinilai riskan terhadap dunia pendidikan di Purwakarta ini.

“Agar peristiwa ini tidak terulang kembali dan menyebar ke sekolah lainnya,” demikian Aril.

Hingga berita ini ditulis, awak media belum dapat mendapat jawaban dari Komisi IV DPRD Purwakarta. (Hk)

LEAVE A REPLY