BERBAGI

PURWAKARTA, SINARJABAR. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Purwakarta kembali mendapat laporan terkait adanya jenis ular berbahaya di sekitar pemukiman warga, Senin (23/12).

Berbeda dengan sebelumnya, kali ini warga melaporkan keberadaan ular jenis sanca kembang di gorong-gorong Perum Munjul jaya Rt 10/03, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta dengan panjang 3,5 meter dan berat 20 kilogram.

Salah satu petugas DPKPB Purwakarta, Mochamad Asar Rizal mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga pihaknya segera bergegas ke lokasi dan mengevakusi ular tersebut.

“Lokasinya berada di dalam gorong-gorong yang dicor, sehingga kami sedikit sulit untuk mengevakuasinya dan harus dihancurkan dahulu corannya,” ujarnya di Kantor DPKPB, Senin (23/12).

Pria yang akrab disapa Abah Rizal menyebut proses evakuasi ular tersebut memakan waktu hingga 2 jam. Dan yang membuat Bah Rizal terkejut yakni ditemukannya telur-telur ular ular dengan kondisi rusak atau membusuk.

“Kami temukan juga puluhan telur ular sanca kembang ini. Kondisi telur membusuk mungkin karena awalnya musim kemarau dan sekarang hujan, sehingga proses penetasannya terganggu,” ungkapnya.

Dari puluhan telur ular itu, tambah dia, sebanyak 3 ekor anak ular telah menetas dan keluar dari cangkangnya, sedangkan satu ekor anak ular masih setengah menetas dari cangkang telur.

“Sekarang kondisi di lokasi sudah steril dan aman. Kondisi gorong-gorongnya juga saat evakuasi beruntung bersih dari sampah-sampah,” ujarnya.

Rizal yang juga dikenal sebagai pawang ular ini pun mengimbau masyarakat Purwakarta, agar segera melaporkan temuan ular atau hewan berbahaya lainnya ke pihak DPPKB Purwakarta di nomor kontak 02648225113. 

“Sekarang ular yang berhasil kami amankan sebanyak 26 ular dari berbagai jenis. Nanti ular-ular ini akan kami serahkan ke komunitas reptil,” ucapnya. (HK)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/sina9437/public_html/wp-content/themes/Newsmag/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY