BERBAGI

PURWAKARTA, SINARJABAR. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purwakarta, KH Jhon Dien mengaku merasa miris atas ditetapkannya seorang pelajar SMK swasta di Purwakarta sebagai tersangaka penyalahguna narkoba.

Paska peristiwa tersebut, Ketua MUI mengatakan perlu adanya perbaikan mental, baik terhadap pelajar maupun guru, sehingga peristiwa mengecewakan itu tidak kembali terulang di Purwakarta.

“Jujur saya merasa sedih mendengarnya, seolah guru digugu dan ditiru oleh murid sudah hilang,” kata KH Jhon Dien di Purwakarta.

Dia menyebut, alangkah lebih elok jika seorang guru lebih mengedepankan apa yang dia berikan, bukan malah lebih memprioritaskan apa yang didapat.

“jangan materialsitis, seperti yang Imam Ghazali katakan, haram hukumnya mengajar karena mencari duit,” jelasnya.

Disinggung soal perdaran narkoba di wilayah hukum (Wilkum) Polres Purwakarta, Kepala MUI Purwakarta secara tegas menyatakan perang terhadap narkoba.

“Saya Ketua MUI Purwakarta menyatakan perang terhadap narkoba,” tegasnya.

Sebab, kata dia, selain menjadi mesin penghancur masa depan dan generasi penerus bangsa, narkoba merupakan salah salah satu faktor penyebab hancurnya mental seseorang.

“Saya tidak ridho narkoba dan pengedarnya masuk ke wilayah Kabupaten Purwakarta, untuk itu saya sangat mendukung segala upaya kepolisian dalam memberantas narkoba,” demikian Jhon Dien. (red)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/sina9437/public_html/wp-content/themes/Newsmag/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY