BERBAGI

PURWAKARTA, SINARJABAR. Kepala Desa (Kades) Pasirangin, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Komarudin Sam, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memaksa warga untuk membayar biaya operasional ambulans desa sebesar 250.000 rupiah.

Komarudin menyebut, jauh sebelumnya warga Pasirangin setuju untuk membayar iuran bulanan sebesar 3000 rupiah per KK untuk biaya operasional ambulans desa.

“Nah 250.000 itu nanti bisa diambil dari hasil iuran warga yang 3000 per KK tersebut. Namun, pada faktanya hanya 20 persen warga yang sadar membayar,” kata Komarudin, melalui sambungan selullernya, Minggu (5/1/2020).

Lebih jauh dia mengatakan, selama ini tidak ada bantuan dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Purwakarta untuk operasional ambulans desa ini.

“Saya yakin jika masyarakat kompak dalam iuran 3000 per KK ini, operasional ambulans tidak akan menjadi hal berat meski harus memakan biaya 250.000 rupiah,” jelasnya.

Untuk sementara waktu, lanjut Komarudin, bagi warga yang hendak menggunakan ambulans desa bisa memberikan biaya operasional semampunya saja.

“Mudah mudahan pemkab bisa memberi solusi terkait hal ini,” pungkasnya. (red)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/sina9437/public_html/wp-content/themes/Newsmag/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY