BERBAGI
FKDT Purwakarra saat beraudiensi dengan Komisi IV DPRD Purwakarta

Purwakarta,SinarJabar – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Purwakarta mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk meminta agar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) di perhatiakan kesejahtraan siswa dan gurunya serta sarana prasaranya terpenuhi.

Hal tersebut disampaikan ketua FKDT Purwakarta, Herman saat beraudiensi dengan Komisi IV DPRD Purwakarta, Rabu, 15 Januari 2020.

“Nota yang kami ajukan kepada DPRD yaitu agar perda no. 24 tahun 2009 tentang wajib belajar DTA terealisasi, dan menuntut untuk dapat memberikan insentif pada siswa/siswi beserta tenaga pengajar DTA se Kabupaten Purwakarta diperhatian,” ujar Herman saat ditemui usai kegiatan, Rabu, (15/01/2020).

Ia menambahkan, bahwa selain mensejahtrakan guru dan siswa yang jumlahnya 24000 yang terdaftar dalam emis pada tahun 2019 per bulan Desember, juga perlu pemerataan sarana prasarana DTA agar terlaksananya kegiatan belajar mengajar yang nyaman dan sesuai tujuan pendidikan.

“Ia berharap di tahun 2020 ini pemda memprioritaskan peningkatan mutu pendidikan DTA, dan banguan sarana prasarana DTA demi terciptanya pembelajaran yang nyaman,” imbuhnya.

Selain itu ia meminta agar DPRD dalan hal ini Komisi IV memfasilitasi FKDT untuk bertemu dan duduk bersama-sama dengan Bupati Purwakarta. Ia melanjutkan bahwa jawaban dari Komisi IV akan segera menindak lanjuti nota yang diajukan oleh FKDT Purwakarta.

“Tadi Komisi IV mengatakan akan mendukung serta akan mempertemukan dan duduk bersama dengan Bupati. Kalau tidak bisa dilaksanakan, FKDT akan turun ke jalan melaksanakan aksi besar2an,” ujarnya.

Sementara Ketua Komisi IV, Said Azmi Ali saat dikonfirmasi melalui pesan singkat ia tidak memberikan jawaban apa-apa kepada sinarjabar.com. (red)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/sina9437/public_html/wp-content/themes/Newsmag/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY