BERBAGI
Ketua DPW PKB Jawa Barat, H. Syaiful Huda saat menyerahkan bantuan kepada guru ngaji di Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta.

Purwakarta,SinarJabar – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat membagikan paket sembako kepada berbagai elemen masyarakat di Purwakarta.

Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen PKB hadir dalam problematika bangsa, sebanyak 1.500 paket sembako PKB Peduli untuk para guru ngaji dan kiyai kampung di Purwakarta mulai disalurkan.

“Kita menyampaikan pesan dari Pak Muhaimin Iskandar untuk wilayah Jawa Barat. Bantuan ini untuk meringankan beban para guru ngaji ditengah Pandemi Covid-19 ini,” ujar Ketua Komisi X DPR-RI, Syaiful Huda, saat ditemui usai penyerahan bantuan, Senin (18/5/2020).

Ia menjelaskan, PKB Jawa Barat mendistribusikan sebanyak 100 ribu paket sembako tersebar di 27 Kota dan Kabupaten dari total 350 ribu lebih.

“Semoga ini bisa membantu meringankan beban para dai kita, mubalig kita, yang libur karena covid-19. Biasanya isi pengajian, sekarang selama Ramadan libur. Oleh karena itu kita minta guru ngaji terus membimbing umat,” ungkap pria yang juga menjabat Ketua DPW PKB Jawa Barat itu.

Ia menambahkan, Pihaknya sudah mendorong ke semua pihak termasuk pemerintah pusat untuk peduli terhadap guru ngaji, namun keliatannya masih belum terafirmasi dengan baik.

Maka dari itu PKB mengambil inisiatif, untuk memberikan sembako Kepada guru ngaji se-Indonesia. Ada sebanyak 350 ribu pake Sembako yang disebar dari ujung Papua hingga Aceh untuk para guru ngaji,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, PKB juga bekerja sama dengan platform digital kitabisa.com, menggalang dana untuk membantu ekonomi guru ngaji, marbut, pengajar di majelis taklim, sebesar Rp10 miliar.

Diketahui, pemberian bantuan paket sembako ini dilakukan di Kecamatan Plered dan Kecamatan Jatiluhur. Selain untuk guru ngaji dan kiyai kampung, pemberian bantuan ini juga diberikan kepada Ibu Rumah Tangga, Tukang Parkir, Tuna Netra, tukang becak, forum wartawan, dan pedagang kaki lima. (red)

LEAVE A REPLY