Kasus Covid-19 Naik, Ridwan Kamil Rencana Bahas Pengetatan Kegiatan

  • Bagikan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Instagram/@ridwankamil)

SINARJABAR, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, membuka opsi pembahasan kebijakan pengetatan kegiatan masyarakat pasca kenaikan kasus Covid-19 di wilayahnya. Ini termasuk kegiatan masyarakat seperti pesta pernikahan.

Saat ini, ujar Ridwan Kamil, tingkat keterisian rumah sakit di wilayah Bandung Raya berada di angka 85 persen.

Sedangkan untuk rataan di Jawa Barat berada di angka 68 persen. Angka itu berada di bawah angka kritis dari Pemerintah Pusat, namun sudah melampaui standar aman yang ditetapkan World Health Organization (WHO).

Baca juga :  Kang Emil Serahkan Zakat Lewat Baznas Jabar

“Nanti saya sudah saya instruksikan diwakili Sekda Kota Bandung kebijakan WFH sedang dihitung, kebijakan (pengetatan acara) nikahan sedang dihitung khususnya Bandung Raya, pengetatan lain yang memang jadi pola. Jadi jangan kaget kalau naik (kasus Covid-19 kegiatan masyarakat) diperketat, mudah-mudahan bisa turun seperti sebelum Lebaran,” jelasnya.

Ketidaktaatan masyarakat mengenai imbauan tidak mudik saat lebaran berpengaruh terhadap kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi.

Sebab sebelum Lebaran, ia menyebut kasus Covid-19 terkendali dengan tingkat keterisian rumah sakit berada di angka 29 persen.

Baca juga :  Pemprov Jabar Siapkan Lahan dan Modal untuk Petani Milenial

Kalau tidak ada libur lebaran yang orang memaksa mudik itu lagi tren bagus (BOR) kita sempat di 29 persen.

Disinggung mengenai Satgas yang merilis Bandung-Cimahi daerah kritis, Ridwan Kamil mengaku sudah mengkonfirmasi langsung kepada Sekda Kota Bandung.

“Setengahnya (pasien di rumah sakit) bukan warga Kota Bandung. Jadi kalau mau fair menilai Kota Bandung ya setengahnya dari itu, karena setengahnya harusnya jadi tanggung jawab kabupaten disekeliling,” imbuh dia.

“Nanti saya cek apakah karena kapasitas maaf kabupaten di sekeliling Bandung ini kurang atau karena persepsi,” pungkasnya. (Red)

Baca juga :  Uu Ruzhanul Resmikan Program SMK Membangun Desa di Kabupaten Bogor
  • Bagikan