Atasi Sampah Secara Mandiri, Warga Desa Gandamekar Gelar Musyawarah Peningkatan K3

  • Bagikan

SINARJABAR, PURWAKARTA – Aparatur pemerintahan Desa Gandamekar mengundang perwakilan masyarakat dari setiap rukun tetangga (RT) yang ada di wilayah rukun warga (RW) 01 untuk hadir pada kegiatan Musyawarah Peningkatan Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan (K3) lingkungan, pada Kamis 10 Juni 2021.

Pada kegiatan yang digelar di Madrasah Ibtidaiyah Thoriqusa’adah Desa Gandamekar Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta ini panitia mewajibkan para undangan untuk menjaga jarak selam acara digelar, hal tersebut dalam rangka mentaati protokol kesehatan (Prokes) Covid – 19.

Selaku penggagas sekaligus ketua RW 01 Desa Gandamekar, Heru Kurniawan, mengatakan, tujuan utama dari kegiatan tersebut yakni musyawarah terkait penanganan sampah rumah tangga yang hingga saat ini belum jelas teknis pengelolaannya.

Baca juga :  Dansektor 13 Ajak Masyarakat Darangdan Dukung Percepatan DAS Citarum

“Saat ini warga membuang sampah – sampah mereka ke bantaran sungai atau saluran irigasi yang ada di wilayah setempat,” kata Heru kepada awak media, saat ditemui usai digelarnya kegiatan.

Heru mengaku tak bisa menyalahkan warga, lantaran, kata dia, hingga detik ini warga masih merasa kebingungan untuk membuang sampah rumah tangga mereka, hal ini karena tidak adanya tempat pembuangan sampah (TPS) di wilayah mereka.

“Tidak adanya TPS membuat warga membuang sampah di mana saja, kadang ada yang sengaja membuangnya ke saluran irigasi,” ujarnya.

Baca juga :  Ekskul SMKN 3 Sukatani Tingkatkan Mental Melalui SKU

Lebih jauh Ketua RW dari kaum milenial ini menyebut, kegiatan musyawarah yang berjalan selama kurang lebih dua jam itu pun menghasilkan sejumlah opsi atau jalan keluar, salah satunya yakni warga sepakat membayar iuran untuk pengelolaan sampah.

“Hasil iuran ini nanti kita pakai untuk menyewa tanah kosong milik warga dan untuk operasional pegawai, sementara nominal iurannya sudah kita sepakati yakni Rp. 5000 perminggu tiap satu rumah,” jelasnya.

Tak hanya membahas masalah penangulangan sampah, lanjut Heru, pada kesempatan yang sama Heru juga mengajak masyarakat untuk kembali menggalakan kegiatan ronda.

Baca juga :  Pesta Miras, Tiga Warga Pondoksalam Tewas, Lima Orang Kritis

“Alhamdulillah respon masyarakat sangat bisa bagus, bahkan mereka juga siap untuk menjalankan kembali program perelek,” pungkasnya.

Diketahui, selain tokoh pemuda, agama dan tokoh masyarakat, dalam kegiatan tersebut juga nampak hadir Bumdes dan Karang Taruna Desa setempat. (Rhu)

  • Bagikan