Bantu Penanganan Covid-19, Bupati Bandung Sumbangkan Gaji 1 Bulan

  • Bagikan
Foto : Bupati Bandun beserta pj sekda Kabupaten Bandung memperlihatkan paket sembako ASN Berbagi

BANDUNG, SINARJABAR – Bupati Bandung Dadang Supriatna akan menyumbangkan seluruh gajinya di bulan Agustus, untuk membantu penanganan covid-19 di Kabupaten Bandung.

Di samping itu, ia akan menerbitkan surat edaran agar seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bandung bisa menyisihkan penghasilannya sebagai upaya meringankan beban masyarakat terdampak pandemi.

“Saya menginstruksikan seluruh perangkat daerah, untuk melakukan gerakan ASN peduli pandemi. Nilainya silakan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Saya pribadi akan menyerahkan seluruh gaji saya di bulan Agustus untuk kegiatan peduli pandemi ini,” ujar Dadang Supriatna di kantornya, Soreang, Senin 26 Juli 2021.

Baca juga :  Jelang Ramadhan, Pemkab Anitisipasi Penyebaran Covid-19

Ia mengatakan, kalau hanya mengandalkan dari APBD, tentu bantuan untuk warga terdampak covid tidak akan cukup. Apalagi dengan jumlah penduduk 3,6 juta jiwa sebagai penduduk terpadat kedua setelah Kabupaten Bogor.

Pemerintah pusat, tuturnya, memutuskan PPKM Level 4 di Jawa dan Bali diperpanjang mulai 26 Juli hingga 2 Agustus, tentu ini cukup berat bagi masyarakat karena berdampak pada pengurangan penghasilan.

“Kalau ASN itu penghasilannya kan tidak terlalu terpengaruh adanya PPKM, untuk itu saya ajak ASN untuk sama-sama peduli warga lain yang terdampak. Intinya saya ingin penanganan pandemi ini cepat selesai,” imbuh bupati.

Baca juga :  Saung Ambu, Upaya Pemkab Purwakarta Dekatkan Fasilitas Kesehatan

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi Provinsi Jawa Barat yang juga merangkap sebagai Pj Sekda Kabupaten Bandung Asep Sukmana mengatakan, melalui Gerakan ASN Peduli Covid-19, telah terkumpul sebanyak 10 ribu paket sembako. Untuk masyarakat Kabupaten Bandung sendiri akan didistribusikan sebanyak 350 paket.

“Kami mendistribusikan ke wilayah-wilayah pinggir Kabupaten Bandung melalui kegiatan bertajuk ‘Mapay Lembur’, mudah-mudahan ASN Kabupaten Bandung juga bisa ikut rereongan,” ungkapnya. (red)

  • Bagikan