DPRD Purwakarta Desak PJT II Bayar Tunggakan Pajak Rp18 Miliar

  • Bagikan
Komisi II DPRD Kabupaten Purwakarta melakukan kunjungan kerja ke PJT II membahas perihal tunggakan pajak. (Foto: Istimewa)

SINARJABAR, PURWAKARTA – Komisi II DPRD Kabupaten Purwakarta mendesak Perum Jasa Tirta (PJT) II membayar tunggakan pajak permukaan air tanah sebesar Rp18 miliar lebih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Tunggakan pajak tersebut diketahui sejak 2016 hingga 2019 dan hingga saat ini (2021) belum dibayar oleh pihak PJT II.

Ketua Komisi II DPRD Purwakarta Alaikassalam mengatakan belum dibayarnya tunggakan itu terungkap saat pihaknya melakukan kunjungan kerja ke PJT II beberapa waktu lalu.

Baca juga :  12.758 Warga Miskin Purwakarta Peroleh Bantuan PKH Masing-Masing Rp 2 Juta

“Kita meminta pihak PJT II secepatnya membayar hutang mereka (pajak permukaan air tanah), maksimal akhir tahun ini sudah diselesaikan,” kata Alaikassalam saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Rabu, 9 Juni 2021.

Alaikassalam menuturkan, pihaknya sengaja melakukan kunjungan untuk membahas hutang yang belum dibayar, karena sebelumnya DPRD Purwakarta sudah memanggil pihak manajemen PJT II.

“Jika PJT II membayarkan piutang mereka, otomatis Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Purwakarta bertambah. Makanya kami sebagai anggota dewan ikut menagih,” ujarnya.

Baca juga :  Peringati Haornas Ke 36, Bupati Anne Olahraga Harus Jadi Gaya Hidup

Dalam kunjungan beberapa waktu lalu, tambah Alaikassalam, pihak PJT II melalui pejabat yang hadir meminta keringanan jumlah dan cara bayar dicicil.

Menurut Alaikassalam, tata cara pembayaran dicicil tidak tercatat dalam peraturan yang mengatur soal pajak apalagi minta dikurangi.

“Ini yang menjadi pertanyaan dan aneh buat kami, PJT II itu kan BUMN besar, masa bayar kewajiban ke negara minta dicicil dan dikurangi jumlahnya,” kata Alaikassalam.

Sebagai penutup, Alaikassalam menegaskan, Komisi II DPRD Purwakarta yang membidangi soal pendapatan hanya satu, bagaimana caranya Pemkab Purwakarta memiliki pemasukan PAD sebanyak mungkin yang nantinya bisa digunakan untuk pembangunan daerah. (Red)

Baca juga :  Ini Manfaat Dana Desa di Desa Sukamaju Kecamatan Sukatani
  • Bagikan