Tukang Kerupuk Ditemukan Tewas Tergantung di Lahan PTPN Purwakarta

  • Bagikan
Petugas saat mengevakuasi jasad korban bunuh diri di lahan PTPN VIII Cikumpay, Kampung Cimahi, Desa Cimahi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta. (Foto: Istimewa)

SINARJABAR, PURWAKARTA – Tukang kerupuk berinisial DW (35) ditemukan tewas tergantung di pohon karet milik PTPN VIII Cikumpay, Kampung Cimahi, Desa Cimahi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu, 6 Juni 2021.

Mayat warga Jalan Babakan Ciparay, Kota Bandung itu pertama kali ditemukan oleh Iing (36) yang sedang menyadap getah karet di wilayah tersebutsekira pukul 12.00 WIB.

Kapolres Purwakarta, AKBP Ali Wardana melalui, Kapolsek Campaka, AKP Teguh Sujito mengatakan tubuh korban pertama ditemukan tergantung di batang karet oleh Iing yang berprofesi sebagai petani karet.

Baca juga :  Diduga Faktor Ekonomi, Kakek di Karawang Nekat Gantung Diri

“Jenazah ditemukan dalam kondisi tergantung di atas pohon karet dengan seutas tali tambang plastik warna Biru, oleh seorang saksi yang sedang menyadap getah karet kemudian melaporkan peristiwa itu ke security yang pada waktu itu sedang berada di Pos Security Jalan tol Cipali,” ucap Teguh, pada Minggu, 6 Juni 2021.

Kemudian, sambung dia, para saksi melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Campaka dan pihaknya langsung mendatangi TKP.

“Korban merupakan tukang kerupuk yang biasa berjualan di wilayah Campaka. Untuk sepeda motor dengan nomor polisi D-5280-PC milik korban ditemukan sekitar 50 Meter dari TKP,” ungkap Teguh.

Baca juga :  Ibu Hamil di Pandeglang Ditandu 4 Km ke Puskesmas, Sang Bayi Meninggal

Kapolsek menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait motif dan penyebab yang membuat korban mengakhiri hidup dengan cara tersebut.

“Tidak ada luka di tubuhnya, tidak ada tanda-tanda penganiayaan, untuk sementara kami menduga korban bunuh diri,” ucap Teguh.

Berdasarkan hasil olah TKP, polisi juga menemukan barang bukti Tas pinggang warna hitam yang berisikan, dompet kulit hitam, SIM C atas nama korban, uang tunai sebesar Rp705.000, handphone, satu lembar STNK sepeda motor Honda Karisma D-5280-P dan satu kantong plastik besar Kerupuk.

Baca juga :  Polisi Masih Buru Pembuang Bayi di Sungai Ciherang Purwakarta

“Untuk barang bukti kita amankan di Mapolsek Campaka, Kemudian Kita sudah kirim jenazah korban ke RSUD Bayu Asih Purwakarta,” pungkasnya. (Alf/rzl)

  • Bagikan